Wednesday, November 08, 2006

Ekspresi Tawa dan Air Mata

Hari ini aku berjalan dan berkeliling, diluar sana aku menemukan berbagai ekspresi, namun aku hanya tertarik pada dua raut wajah. keduanya menyiratkan kontradiksivitas ekspresi. Keduanya pun adalah pemandangan lazim yang sering kutemui sebagai suatu akibat dari pengalaman setiap manusia.

Ekspresi pertama merupakan pemandangan keindahan. Disana aku melihat wajah yang dibalut senyum keceriaan. Kesenangan bagai seorang yang baru keluar dari kegelapan dan menemukan cahaya. Bagai seorang yang baru saja bebas dari tekanan. Bagai seorang yang baru saja menendang masalah dari dirinya. Bagai seorang yang baru saja mengeluarkan jiwanya dari dilematika kehidupan. Tampak seperti cahaya yang abadi yang selalu dan terus bersinar. Bahkan tanpa dorongan apapun dia mampu terus memancarkan cahaya, dia mampu memancarkan keceriaan, bagai surya yang tak peduli apakah manusia suka atau tidak dengan cahayanya. Suatu pesan tersirat dari ekspresinya, suatu ajakan untuk saling tersenyum terhadap semua orang yang ditemuinya. Senyum yang sama sekali memusnahkan kebencian, tawa canda yang sama sekali memadamkan amarah, keceriaan yang sama sekali tak dapat digambarkan antara pena, kertas dan ide untuk menulis. Disana aku menemukan sebuah harapan. Harapan untuk menyapa dan sekedar berkata "hai apakabarmu teman?"

Ekspresi kedua adalah kehancuran, dimana aku melihat suatu dunia yang sama sekali buram, kelam tanpa keceriaan. Disanalah aku menemukan suatu pemikiran bahwa ada saatnya aku berada disana. Suatu posisi yang berusaha dimusnahkan oleh para penganut hedonisme sejati. Suatu ekspresi yang dianggap hilang harapan. Suatu tatapan hampa dan kosong tanpa langkah yang pasti. Bagaikan seseorang yang baru menemukan kegelapannya, bagaikan seseorang yang berada dibawah awan mendung kehidupannya. Tak ada lagi langkah yang dapat dilakukan untuk suatu pencapaian, seolah segalanya adalah tak mungkin. Tak ada cahaya yang akan meneranginya lagi. Seolah dunia ini berhenti berputar dan seolah segala usaha adalah sia-sia.

Setelah aku menemukan kedua ekspresi itu lalu aku segera beranjak meninggalkan semuanya itu. Itulah kenyataan yang tertangkap oleh pikiranku. Selalu saja ada dalam setiap raut wajah ketika mendapatkan suatu pengalaman. Dan aku pun yakin, suatu saat nanti aku akan seperti itu. Saat ini yang kuinginkan hanyalah ekpresi kedua pada kulitku dan ekspresi pertama pada hatiku. Aku ingin mengelabui orang-orang disekitarku, aku ingin menyimpan dendam ini sendiri, aku ingin semua amarah ini kukubur dan kubiarkan ia berada disana selamanya tanpa ada yang mengetahuinya. Seolah emas yang dicari orang, namun bagiku itu hanyalah kebusukan yang patut kusimpan dalam kotak rahasia lalu kukubur sedalam-dalamnya di antara pondasi rumah, lalu kubeton sekeras mungkin bahkan sebuah bom atom pun tak dapat menghancurkannya.

Ahh..ternyata mentari telah mulai menampakkan cahayanya dan secangkir teh hangat telah mulai dingin serta sebungkus rokok pun telah berubah menjadi kotak kosong...emmm...saatnya tidur......
Continue Reading...

Thursday, October 26, 2006

Graphic Designer Tai Andjing!! Laknat!!

Go to hell then give your design to satan..let him judge fuckin' u!! and u know what he say to you?
"Your design is like my fuckin shit!! and your shit is like your fuckin design!!"
WHEN U FINISH WITH UR DESIGN THEN U'LL PROUD, BUT IT'S NOT ABOUT DESIGN..IT'S ABOUT CAPABILITY!! UR ONLY COPYCAT FROM OTHER SHIT HOLE, SO YOUR DESIGN IS NOT LONGER THAN SHIT!! then u say "OMG, my design is like shit...am i shit too?" then i answer "yeaahh!!"

ur design using piracy software, that mean ur design is piracy too. fuck your own design, don't call yourself as a designer if u only can take other design to ur idea!! fuck you andjing!!!

KALIAN MEMANG HEBAT!! TAPI LEBIH HEBAT KALO GA DIPAMERIN!!! sok anjing gelut jeung aing!! aing teu sieun ka maraneh bel..karek bisa design kos kitu oge kaluman!!
VRIJEN ZONDER BETALEN!!! KLOTZAAK JIJ!! KUT!!

Kamu memang hebat pake software graphic, tapi tolong dong jangan pake software bajakan. Percuma kalo desain bagus tapi pake software bajakan alias barang haram. Hasil karyanya juga ga ada nilainya. kelaut aja anjing!! Baru bisa trace pake Corel aja bangga, norax bangke!!kaya udah bagus aja..Banyak yang lebih jago, ade gw juga SMP udah mampu ngebajak Adobe Photoshop ultimate edition. Pake pamer hasil di Friendster segala, padahal karya desain itu ga dinilai dari popularitas. Tapi dari inti dari semua tulisan ini bahwa karya kalian tak bermakna sama sekalian, cuma seperti corat-coret anak kecil alias sampah!!! tau sampah? ya itu muka lo tuh sampah!!!
muka lo tu tai andjing!! busuk dan laknat seperti goresan di desain loe pade...heheheheheh....
norax loe semua!!!

DESAINER LAKNAT!!

Continue Reading...

Saturday, October 21, 2006

Dan akupun tak peduli

Karena merekapun tak peduli, dan aku pun tak peduli, karena mereka tak butuh, dan aku pun tak dibutuhkan, karena mereka tak membutuhkan, dan aku pun tak peduli. Ketika aku bergerak, ketika aku mencoba bangkit, ketika aku mencoba bercahaya, ketika aku mencuat ke permukaan, ketika aku mulai unjuk gigi, ketika aku tak diam dalam lubang stagnasi dan ketika aku menjadi diriku sebenarnya.... mereka MARAH, mereka tak menerima, mereka tak suka, mereka mencaci, mereka mengumpat, mereka meludahi, mereka mencampakkan...dan aku pun tak peduli, karena aku tak peduli, sehingga ketika mereka peduli, maka mulailah aku berdiri dan mengucapkan terima kasih...hanya itu!! dan akupun kembali tak peduli..
Continue Reading...

Saturday, October 14, 2006

Internet Informanten - Brigade M

Zittend voor je scherm met je vingers aan de knoppen
Als je eens begint ben je bijna niet te stoppen
Een diarree aan onzin, laster, leugens enzovoort
Je geeft de vijand namen waar je vaag van hebt gehoord

Je stelt de foute vragen, je tikt zonder te denken
Zelfs een kleine hint kan de vijand info schenken
Maar jij denkt dat je heel wat bent met je nazi-termen
Maar door jou stommiteiten moet een ander zich beschermen

Keerzang: Internet Informanten
erger nog dan infiltranten
De AIVD leest vrolijk mee
en Kafka heeft weer wat te schrijven
Toetsenbord terroristen
slaapkamernationalisten
Maar owee, de beweging leest mee
En je lijk zal spoedig boven drijven

Je mengt je in een ruzie, zonder kennis van de zaak
Je volgt gewoon de grootste bek, net zo’n laffe blaaskaak
En zo ontstaat een bron waar Van Donselaar uit kan putten
Hij verdient zijn geld doordat jij zo loopt te kutten

Negentig procent van wat de staat en links nu weten
wordt op het internet door jullie uit gescheten
maar denk niet dat je veilig bent achter je PC
want elke snipper info lezen wij ook mee

Continue Reading...

Tuesday, October 10, 2006

TUHAN TELAH MATI!!

Saat sebuah dialog mengarah pada kebenaran sebagai sebuah nilai yang kita butuhkan, maka kita juga harus memberi nilai pada kebenaran. Kebenaran adalah menjadi benar bagi sebuah nilai dan menghubungkan hidup seseorang dengan hidup orang lainnya.

Kita telah membunuh Tuhan. Adalah bagaimana kita menggunakan simbol-simbol religius yang sebenarnya tak kita yakini lagi. Dan saat kita tak yakin lagi pada simbol yang kita gunakan, simbol tersebut akan kehilangan arti, kehilangan makna. Simbol tersebut menjadi sesuatu yang superfisial. Saat makna dari simbol tersebut mati, maka mati pulalah TUhan besertanya. Tuhan menjadi sebuah simbol yang kita gunakan bagi alasan-alasan sosial ataupun politis, bukannya untuk tujuan-tujuan religius. Tuhan menjadi sebuah alat bagi yang berkuasa atau mengejar kekuasaan. Tuhan menjadi terinstitusikan. Ia menjadi sebuah lembaga agama, bukan keyakinan itu sendiri.

Tanpa Tuhan, manusia akan kehilagan dukungan atas nilai-nilai absolut dan kebenaran abadi. Seluruh pandangan yang mempromosikan nilai-nilai tersebut selalu berdasarkan kepada eksistensi Tuhan. "

"How much must collapse now that this faith propped up by it, grown into it; for example, the whole of our European morality" Nietzsche

Kematian Tuhan adalah sesuatu yang menampilkan pertanyaan nihilistik bagi manusia modern. Sebagaimana sejumlah karakter Dostoyevski dalam karya fiksinya berkata: Jika Tuhan mati, maka segalanya diijinkan atau dengan formulasi berbeda "Kalau Tuhan mati, maka tak ada yang dilarang".


So menurutmu....Bagaimana dengan Tuhan yang ada dalam pikiranmu?
Apakah dia tetap eksis dan menjadi satu-satunya yang kamu percaya?
atau dia hanyalah simbol-simbol yang menaikan derajat maupun penilaian sosial terhadap dirimu?


Ditulis bersama sepiring Influenza renyah dan secangkir ide hangat serta Jurnal odyssey ditangan sambil membayangkan diri sebagai Friedrich Nietzsche.......

Continue Reading...

Sunday, October 01, 2006

Komersialisasi Punk Menuju Trend

"Bagaimanapun, seseorang yang berpakaian seperti punk dan mendengarkan musik-musik punk mungkin hanya untuk menyesuaikan diri dengan pergerakan punk dan hal ini bukanlah punk sebenarnya, karena punk adalah ideologi dan bukan trend."


Punkdfsdfsdf Adalah bagaimana kita menyikapi perubahan terhadap suatu ideologi perlawanan. Berangkat dari keprihatinan yang terjadi pada budaya punk yang mulai bertransisi menjadi suatu trend dan upaya kapitalis mengintepretasikannya menjadi suatu celah pendapatan maka saya merilis tulisan ini. Bukan untuk menggurui atau berusaha menanamkan propaganda dikepalamu atau menyebarkan suatu dogma karena punk itu berasal dari pemikiranmu sendiri atas suatu reaksi yang terjadi disekitarmu. Sebelumnya saya mohon maaf kepada para dedengkot punk yang lebih senior atau yang lebih paham apa itu punk. Saya hanya mencoba membagi pemikiran, berusaha untuk berekspresi, berfikir, berpendapat berdasarkan pengalaman, berdasarkan kenyataan yang ada sebagai suatu imbas keprihatinan dan kekesalan terhadap orang-orang yang mengakui dirinya punk namun tidak tau apa itu punk sebenarnya. Berawal dari trend yang sekarang ini telah ada, saya melihat bahwa punk itu bukan seperti awalnya dimana punk dilahirkan dari suatu embrio ketidakberdayaan, perlawanan, pemberontakan.

Punk!! Sejak pertengahan tahun 70an telah menjadi suatu pergerakan yang mengejutkan, pemberontakan dan sesuatu yang tidak disenangi oleh kaum-kaum mapan. Dalam perkembangannya, punk telah menjadi suatu pergerakan socio-political yang nyata untuk beberapa orang yang mengaku dirinya sebagai punk. Band-band seperti Dead Kennedys, Blag Flag, Subhumans, The Stooges, Conflict dan masih banyak lain menolong mendistribusikan ideologi ini melalui musik yang sering kita kenal dengan punk rock. Dalam lirik-liriknya, band-band tersebut mengekspresikan ungkapan-ungkapan ketidakpuasan pada sistem-sistem dan institusi-institusi yang mengatur atau mengontrol dunia sehingga timbul korban-korban yang seharusnya tidak perlu atau pencurian perampokan perampasan hak-hak hidupnya. Mereka juga terkadang menawarkan suatu analisa atau solusi yang berpotensi untuk menyelesaikan masalah dunia. Semangat ini masih tetap ada hingga hari ini dalam musik punk dan telah berkembang dan meluas dari akar pemikiran sebelumnya.

Punk adalah ideologi dan anarki adalah solusi. Itulah ungkapan yang saya tahu seputar punk. Namun apa jadinya jika ideologi itu telah berubah menjadi suatu bentuk yang cukup kontradiktif dari akarnya. Punk adalah pemikiranmu dan bukan pakaianmu. Jangan mengaku punk jika kau berkunjung ke klab malam dan berada di tengah lantai disko serta menengguk minuman mahal. Punk bukan seperti itu. Punk itu dianut dan bukan disukai. Persetan dengan kalian yang mengatasnamakan punk ketika harus membanggakan diri. Punk bukan untuk membanggakan diri, bukan pula untuk mencari popularitas akan tetapi punk adalah untuk membantumu melangkah, sebagai suatu philosophi, sebagai suatu area berfikir kritis, sebagai suatu ruang gerak, dan sebagai suatu perlawanan. Lebih baik kau buang saja kaset-kaset, CD-CD atau semua fashion yang membuatmu merasa punk, karena itu semua hanyalah atribut dan tidak berarti apa-apa.

Ketika saya bergerak, saya sering melihat seseorang yang berdandan ala punk layaknya bunga yang berusaha memikat sang lebah untuk hinggap di kelopaknya. Rambut mohawk, pakaian bolong-bolong, piercing sempurna namun hati dan jiwa pemuda cinta. Baru mengenakan atributnya saja mereka merasa seorang jagoan, merasa punk sebenarnya. Sejatinya apa yang mereka kenakan tersebut hanyalah sebuah topeng srigala yang digunakan untuk membuat garang seekor domba. Sepatu Martin atau underground mengkilat, masih baru dan diimport langsung dari negara produsennya, t-shirt asli buatan luarnegeri berlambang anarki atau apapun yang memang identik dengan punk selalu membuatku terharu dan merasa berduka. Punk saat ini menjadi konsumsi kaum-kaum mapan secara materi, sebagai simbol gaul dan trend dan tak lebih dari sekedar fashion. Hanya penampilan dan bukannya pemikiran. Tak ada lagi pemikiran kritis, tak ada lagi kepedulian terhadap kaum lemah sekitarnya, tak ada lagi sikap anarkis, yang ada hanyalah punk yang berlabel kapitalis. Media-media pun mulai mengeksposnya sebagai suatu trend anak muda.

Gagasan dasarnya adalah mampu mengatakan tidak pada upaya eksploitasi dan publikasi media karena media merupakan salah satu mesin kapitalis. Sehingga seharusnya punk mampu bergerak melalui kegiatan konser sendiri tanpa sponsor yang mengutamakan kepentingan pribadi, mampu menuangkan ide-ide melalui fanzine atau tulisan-tulisan yang cukup representatif dan relevan terhadap keadaan saat ini.

Sekali lagi, semua ide tertulis ini hanyalah upaya berpendapat dan sama sekali tak bermaksud menggurui. Semua kritik dan saran yang masuk adalah wajar dan merupakan sarana instropeksi diri yang pantas. Hak untuk menulis, Hak untuk berpendapat serta hak untuk memandang segala sesuatu berdasarkan kesimpulan otak.

Continue Reading...

Thursday, September 07, 2006

Jejak tercatat

Jakarta, 2 September, Criiiing!!! Tiba-tiba saja ada seseorang yang mengirim message di MSNku, lalu kulihat, ahh ternyata Menno..menyapa "Hi Pak", lalu kusapa balik "Hi 2 Pak". "I will send an email" katanya.."Go ahead Pak" timpalku..setelah percakapan yang tidak terlalu panjang mengenai email yang berhubungan suatu pekerjaan rutin setiap weekend, lalu kulanjutkan aktifitasku dikantor..waktu mulai menunjukan pukul 4 dini hari sedangkan paginya aku harus menuju Depok lalu ke Bandung, maka kuputuskan untuk tidur walau sejenak. Lumayan bisa memejamkan mata selama hampir 3 jam dan teman2 pengganti sudah berdatangan. Mencuci muka lalu segera berpamitan..Aku menuju ke arah depok, ahh sialnya aku nyasar nyampe bekasi segala..sial bener-bener sial..kukira yang namanya pasar rebo cuma ada diJakarta, tapi ternyata di Bekasi juga ada. Aku salah naik angkutan..goblog!! knapa aku tak tanyakan sebelumnya..mana mata udah berasa berat dan siang semakin nyata, ditambah udara yang panas...bayangkan!! masa dari daerah Rasuna said sampe ke Depok dicapai dalam waktu 4 Jam..Jakarta-Depok via Bekasi..ahh hari yang sial!! sesampainya di rumah sodara di Depok untuk mengambil titipan, aku langsung berpamitan untuk menuju Bandung karena ingin bermalam mingguan diBandung..aku menaiki Bis yang langsung menuju Bandung, namun berputar dulu ke Bogor..hahh!! ko bisa? males ah nyeritainnya..Jakarta-Bandung via Bekasi, Depok, Bogor....

Bandung, 2 September, Tiitt..tiitt..Aww ada SMS bang..bang SMS siapa ini bang? ternyata dari temanku yang sudah menunggu kedatanganku. Aku tiba di rumah sekitar jam 5 Sore. Lalu aku membalas SMS temanku "Keur dimana euY?". "Urang keur diCiwalk, maneh kadieu lah" jawabnya kembali. "OK urang kaditu, dagoan! mun geus tepi ku urang bejaan"..Aku kira mereka lagi pada ngumpul di Circle K dago, tapi biarlah, yang penting bisa memanfaatkan weekend di Bandung."Ahh anjing!! dijalan ada razia! Polisi brengsek menghentikanku sebari berharap mendapatkan uang dariku..ah beruntung sekali kau pak!! mana SIMku telah habis masa berlakunya, akhirnya tawar menawar seperti biasa antara aparat dan korban tata tertib berkendara lalu disepakati aku ditilang sebesar 10000 rupiah, huhh padahal lumayan uang segitu bisa buat beli 234 sebungkus dan ada kembaliannya... Setibanya di Ciwalk ternyata ada acara model2 gitu..ah acara tai!! Bintang tamunya Maliq n D'essential gitu..ga selera pisan pokonyamah..tapi lumayan lah untuk cuci mata. Buanyak cewe-cewe muanis euy!! Bandung gitu lohh...Fuihhh capenya..!!aku memutuskan untuk pulang kembali sedangkan teman2 berlanjut kearah lain..sayangnya aku tak bisa ikut karena kelelahan..urang balik tiheula nya, cape euy..isukan we ulin deui bari urang neangan kaos jeung sweater..bye..pamitku kepada teman2 seraya menuju parkir motor.......

Bandung, 3 September, Tingtiting..tingtiting..ahh alarm berbunyi, hari ini hari minggu, aku harus ke gereja. Karena kangen dengan teman2 di gereja juga..pulang ke gereja lalu aku mengirim SMS ke teman untuk bertemu dan bershoping ria menghabiskan uang..hahaha..tak berpikir untuk membayar uang kosan itu gimana..ah yang penting bersenang-senang dulu..Aku tak membawa motor lagi karena takut kena tilang lagi euy..hehehe..aku mencari DIstro yang kabarnya menjual sweater dan kaos yang kucari sekalian membeli titipan kaos dan sweater mas Badrus dan mas Bowo teman sekosan yang mempunyai selera musik yang sama..gahar!!!"Habis euy, cobaan we teangan di Riotic atawa di Arena" kata si AA yang ngejaga..Damn!! Habis mas!! ntar saia carikan di distro lain, kataku dalam pembicaraan telepon..lalu aku beranjak ke distro dikawasan dago..ah sialnya disana aku hanya mendapatkan 1 kaos Burgerkill. Setelah dari sana aku dan temanku balik lagi ke Distro semula untuk mencari kaos yang tadi udah aku liat-liat.."rek kamana deui euy?" tanyaku kepada temanku, "Ah urang mah rek balik, rek sare, cape euy, acan balik tikamari" jawab temanku, " nya eunggeus atuh, urang rek ka DIpatiukur, ka warnet babaturan urang, tapi anteur urang heula nya..hehehe"jawabku..Akhirnya aku diantar kesana.Hari ini lumayan dapet 3 kaos!... Aku harus OL untuk mengirim e-mail contoh surat lamaran ke Miss Kobe teman FSku Coz ga enak udah janji ama dia sekalian ngeditin sedikit fsnya (sorry be, bingung mo ngeditnya gimana..hehehe..), fsnya cuma diedit sedikit secara gue (Haiyah...) bingung mo ngeditnya gimana ("Secara gue.."bahasanya kobe, "Haiyah" bahasa srimulat heheheh..)..pas lagi OL hhehehe..pas pisan momentna..EI OL juga.."hehehe..lagi dimana?" Criiing!" warnet biasa,", "Si saia ada dibandung yeuh",criing "ah hayu atuh maen"perbincangan itu berlangsung beberapa saat di YM hingga akhirnya aku dan EI memutuskan untuk ketemuan di warnet temenku..hehehe EI ketemu juga dan sedikit berbincang-bincang, dikasih freepass ke saparua euy sama si EI but I didn't bring my motorcycle, so i couldn't go there...EI sudah cabut duluan serta sudah malem euy dan pula aku lelah seharian berkeliaran di Bandung. Aku berpamitan kepada teman-teman.."yuu ahh urang balik heula, isukan urang kadieu deui".......

Bandung, 4 September, Damn!! Jam 11 siang, aku kesiangan bangunnya, padahal aku ada rencana ke pasar baru buat beli sesuatu...hahahaha (Rahasia deh..). Ke pasar baru hanya sebentar karena hanya mencari sesuatu tadi itu terus balik lagi kerumah. Sesampainya dirumah, aku langsung menyalakan komputer sambil mencoba sedikit pemrograman Web plus desainnya juga dong..ahh!! Jarum jam telah merapat ke angka lima, aku ingat kemaren ketika ke distro di Jalan kalimantan aku dapet info klo di BRaga Citiwalk ada acara, emm..ku SMS temanku "Woy Bos keur dimana? Jd teu ka Braga tea?"..huhHh lama sekali balesnya Tiit..tiit.."SOrry vet karek ngabales, urang geus dibraga, maneh gancang kadieu.." Segera proaktif, maka langsung kubales "Sip! urang kadinya ayeuna, engke mun geus aya diditu urg bejaan"
Tiit..tiit.."ku urang tungguan di taurus, gancangan.."Aku bawa motor ahh..persetan dengan polisi..Hehehe..aku segera berangkat menuju taurus..hahaha dia udah ada disana..lalu sedikit berdiskusi..bla..bla..(rahasia)..amer..amer..moal beja-beja, nyaho syukur, teu nyaho ge teu nanaon..hehehe..
minuman telah ditangan, saatnya menuju Braga Citywalk..Ketiak eh salah, maksudnya ketika..hehe..ketika sampai disana masih check sound..huhh sial!! kami mendapat info klo acara mulai jam 9, masih lama kali bahh..akhirnya kami menuju dipatiukur karena sekalian aku menuju warnet temanku dan ada janji pula ama Hendra, sekali lagi janji adalah hutang, so harus ditepati dong..aku sesampainya di Dipatiukur..eh salah ga langsung ke Dipatiukur, kami kesekeloa dulu..makan dulu, maklum perutnya udah memberontak..cuma sebentar lalu ke cafe Cikur(Cikur adalah panggilan pemilik cafe, sebenarnya sih cafenya ga punya nama..hehe)..warkop pinggir jalan tempat nongkrong semasa kuliah dulu..disana udah ada Hendra menunggu.."hehehe dra geus lila?" pertanyaan standar dariku sebagai pengganti say hello..ngobrol-ngobrol dulu bentar..ah aku mau OL dulu sebentar kewarnet temen, kan cafe Cikur dan warnetnya bersebelahan..OLnya cuma mo ngecek temen-temen yang di YM, aahhh..ternyata ada EI lagi OL..hahahha.."EI maen yuu" ajakku..ah sayangnya dia sibuk dengan teman-temannya sehingga ga bisa diajak maen..huhh...ya udah aku pamitan aja ama dia, tadinya mo diajak jadi temen ke BRaga..hehehe...ahh aku balik lagi ke cafe cikur melanjutkan obrolan tadi sambil sedikit bersulang..emm..jarum jam hampir mencium angka 9, ughh..saatnya cabut man!! "yuu ahh kita cabut" kataku..serentak teman-teman menjawab "Yuuuu..!!"Aku dan temanku menuju Braga sedangkan Hendra menuju rumahnya di kawasan Cimahi..sesampainya di Braga acara belum mulai, tapi sudah mulai ramai..emm ada Mila juga ketemu disana.."Mila sombong kaw" kataku.."hahaha.." hanya bisa tertawa..hehehe...dilanjutkan obrolan saling tanya kabar dan keadaan..yess.. acara sudah dimulai dan tiket sudah mulai dijual..Masuk ke dalam pas Lagi RESTRAIN maen..sedikit mengangguk-anggukkan kepala..setelah itu ada FULL OF HATE..waww band ini masih ada, masih ada powernya, aku ingat waktu masih sekolah dulu..hahahaha...dan terakhir melihat performa mereka saat acara One Blood 3 kalo ga salah..dilanjutkan dengan KOMUNAL..musiknya lumayan men..keren..keras..unik..hhahaha..dan yang paling dinanti-nantikan adalah band terakhir ini...BURGERKILL..huhh..Band yang ditinggalkan sang vokalis IVAN SCUMBAG..mengharukan!! aneh!! saat aku melihat 2 penampilan band ini tanpa IVAN ada perasaan terharu, teringat masa lalu, seperti ada yang kurang..Ohh IVAN.."SELAMAT JALAN KAWAN, BERISTIRAHATLAH DENGAN TENANG DAN DAMAI DIATAS SANA, AKU AKAN SELALU MENGENANGMU"...Tak terasa jarum jam telah condong ke arah jam 2 dini hari dan acara telah berakhir..ah tulisan ini harusnya udah masuk ke bagian selanjutnya dari tulisan ini, tapi karena masih nyambung, biarlah..heeheheeh...

Bandung, 5 September, ngguueeenngg...ku tarik gas sedalam mungkin agar lekas tiba dirumah..huh dingin sekali malam ini Bandung. Sesampainya dirumah Jarum jam udah tunduk dan hampir menyentuh angka 3..Tak terasa aku tertidur hingga pukul 13:00..10 jam men, lama juga ya..ehm..mungkin kecapean dan pengaruh dari amer..heheheh...hari ini aku tak ada rencana kemana-mana, aku ingin beristirahat, mengumpulkan tenaga, dan sedikit menulis serta kembali berpetualang di komputer tercintaku ini..cerita hari ini mungkin ga terlalu panjang. Tak ada yang rame..

Bandung, 6 September,Ga ada yang spesial, cuma bangun siang aja yang spesial, trus pamitan ama keluarga juga spesial...heheheh..selebihnya ntar diceritain di bagian berikutnya...

Jakarta, 6 September,Fuihhh...sekitar jam 5an udah nyampe di daerah Cilandak, sengaja turun di Cilandak dan tak diteruskan ke Lebak Bulus, hehehe...sedikit-sedikit tau Jakarta euy...langsung menuju kosan, makan dan ngobrol-ngobrol ama temen kosan..jam udah menunjukan pukul 8:30, aku bergegas ke kantor, karena hari ini masuk malem dan dateng lebih awal..busseeettt!! mailboxnya banyak email man..diitung-itung ada 200an mail yang masuk..hehehe..karena dasar pemales, ga aku baca semua, dibaca yang sekiranya penting dan memang harus dibaca..selebihnya cek-cek friendster dan myspace...hahhh..selesai juga catatan perjalanan ini..tak ada gading yang tak retak, akhir kata aku ucapkan syukur dan maap buat teman-teman yang namanya tercantum disini, ga ada kalian ga lengkap ceritanya (masa pake si A dan si B? ga rame domzzz...)
Catatan ini merupakan kisah nyata sedikit modifikasi agar ramai dan tidak monoton..thanks and cheers...

Continue Reading...
 

+dimanaanakku+ Copyleft © 2009 AllFight Deserved | WoodMag is Designed by Ipietoon and Modified by Yafet St. OfGod