Friday, July 18, 2008

Bertahan! Percaya!

Aku pun masih percaya bahwa matahari hanya akan berhenti bersinar jika siklus hari berhenti dan nafas alam tak kembali berhembus. Aku pun sepakat bila tempatku telah ditentukan sebelumnya sehingga ketika matahari berhenti beraktifitas aku sudah pulas ditempatku.

Beberapa hari terakhir ini aku dibayangi kegalauan, aku berusaha untuk lari keluar agar tidak berada dibawah bayang-bayang masalah pemikiran dan suasana hati ini. Aku dituntut untuk dapat melakukan perubahan sikap dalam hidup agar akar masalah yang begitu pelik ini dapat hilang dari pikiranku. Seolah berada dalam tekanan mental dan perang batin dengan seseorang, maka aku pun berpikir dengan keras bagaimana aku dapat meninggalkan jauh-jauh pengkhianatan komitmen yang akan terjadi. Aku berdiri dalam ketidakmampuan dan membutuhkan sentuhan tangan kuasa yang dapat merubah segalanya, menjaga jalanku tetap stabil di jalur yang benar menuju akhir yang bahagia. Bukan diriku bila tidak bisa keluar dari masalah hati ini dan bukan pula diriku bila menyerah pada kekurangan, dan justru keterbatasan serta ketidakmampuan harusnya bisa menjadi motivator ulung penggebrak semua pernyataan yang meragukan.

Aku akan berdiri menantang matahari yang silau dan berpijar dengan kemampuan yang aku miliki, dengan kuasa yang olehNya diriku telah diselamatkan, dengan rentetan doa orang-orang yang menyayangiku, dengan perpanjangan tangan setiap insan yang masih percaya bahwa diriku pasti bisa bertahan. Sekarang dan selamanya, aku dengan komitmen tegas berprinsip dan arogan bertahan dalam jalurku sebagaimana yang aku nyatakan dengan darahNya, dan aku percaya suatu saat nanti jika hari penghakiman tiba, itulah saatnya janji dan kuasaNya yang benar-benar nyata akan semakin mulia adanya.

Continue Reading...

Sunday, March 23, 2008

Teamwork Improvement

Satu topik yang cukup menarik bagi saya untuk dibahas atau didiskusikan apalagi dalam sebuah team kita ini yaitu IMPROVEMENT. Sebuah perusahaan membutuhkan team yang solid, yang cukup kuat untuk bekerja bersama-sama membentuk suatu jalinan kerja sama. Jika dianalogikan, mungkin saya akan menganalogikan sebagai sebuah anatomi tubuh manusia, dimana disitu ada bagian-bagian yang memiliki fungsi masing-masing. Mulai dari kepala yang memiliki mata, mulut, hidung dan telinga, kemudian bagian badan yang memiliki tangan serta kaki juga (maaf) alat reproduksi yang keseluruhannya merupakan suatu bagian yang saling menunjang. Sekarang ibaratkan apabila mata anda tidak berfungsi lantas anda disuruh lari menuju suatu titik dimana anda dikondisikan tanpa bantuan alat-alat karena anda tidak memanfaatkan tangan anda atau tidak menggunakan telinga untuk mendengarkan perintah orang-orang disekitar anda. Kemungkinan besar akan kesulitan menuju titik tujuan anda. Lain halnya apabila kita menggunakan tangan untuk memegang tongkat, menggunakan telinga untuk mendengar, juga menggunakan mulut untuk bertanya kemana arahnya, mungkin bisa mempermudah jalan anda menuju tujuan tadi (asal jangan menggunakan alat reproduksi anda, itu beda masalah…hihihi).

Lantas kenapa ada apa dengan improvement?? Ehm..saya mulai dari satu kata yaitu LAWAN!! Eh salah, itu mah puisinya Widji Toekoel (Red.-aktivis korban impunitas orba), tapi maksud saya satu kata itu adalah SUKSES!! Hari gini siapa sih yang ga mau sukses?? Saya aja mau, masa anda-anda sekalian tidak?? Sukses, sebuah kata yang buat saya bisa memiliki tiga makna, pertama, sukses dalam mencapai tujuan tanpa memandang proses, kedua, sukses dalam menjalankan proses tanpa mencapai tujuan serta yang ketiga sukses dalam menjalankan proses juga mencapai tujuan. Ada kalanya kita mengganggap sukses setelah kita mencapai tujuan tanpa mempedulikan apakah proses yang kita jalankan itu haram atau halal, what the hell deh pokonya, kemudian ada juga yang disebabkan karena perfeksionisnya seseorang hingga dia menjalankan sebuah proses terstruktur sesuai rencana dan sangat-sangat rapih (sesuai standard professional lah pokonya) tanpa memandang akan berhasil mencapai tujuan atau tidak, nah mungkin hal tersebut adalah sia-sia, sangatlah sia-sia. Hey!! Kenapa tidak memikirkan pemaknaan sukses yang ketiga?? Sukses dalam Proses dan Juga Sukses Mencapai tujuan! Yup! That’s right!! Tinggalkan tipikal pemikiran orang Indonesia yang terlalu kolot! Makin dijajah aja kita ama pemikiran neo-liberal barat nih klo ketinggalan. Sukses yang baik adalah sukses yang mencapai tujuan melalui proses yang sempurna. Hmm..Kemudian, apa hubungan dengan Improvemen bang?? Wew…coba deh mari kita hubungkan, pertama untuk mencapai suatu sukses, kita akan menemui kesulitan ditengah proses, nah itulah salah satunya alasan kenapa kita harus mengimprove team kita agar sukses. Lagian kita ini team, ga mungkin yang satu berlari sedangkan yang lain ngesot, makin jauh aja arah kesuksesan itu. Well, marilah kita bersama-sama untuk maju, belajar, saling mengisi, kita sempurnakan team kita ini, kita tambal yang bolong-bolong dengan kemampuan kita, klo saya boleh mencomot jargon SBY-JK saat kampanye tempo hari mungkin saya akan berkata “Bersama Kita Bisa”.

Walhasil, kita instropeksi diri kita, kira-kira apa yang akan kita perbuat dalam sebuah team, yang akan membawa kita kepada kesuksesan. Improve dirimu akan memberi impact yang cukup besar kepada team, karena sebuah team tidak akan ada apabila tidak ada individu-individu didalamnya, pun pula sebuah team akan maju semakin cepat apabila isinya saling mendukung, dan isinya memiliki kemampuan untuk belajar, lagi-lagi saya harus mencomot perkataan orang lain, klo kata AA Gym mah, “Mulai dari yang kecil, Mulai dari diri sendiri, Mulai dari sekarang ”. Jangan terlalu skeptis.

Oia, saya punya sedikit tips buat membentuk suatu teamwork

  • Sebuah bangunan akan kuat pula jika pondasinya juga kuat, oleh karena itu kita bangun pondasi. Pondasi kita adalah persamaan persepsi, persamaan visi, persamaan misi, membagi tugas dan fungsinya masing-masing (wekz..kaya mo bikin partai aja…hihihi..just kidding) so, beda pemikiran bakal beda haluan, yang satu kepingin kelaut, yang lain pengen kegunung.
  • Forming, storming, norming dan performing merupakan fase-fase dalam suatu perkembangan team, sehingga setiap bagian team harus saling bertanya, memberitahukan factor-faktor apa saja yang diperlukan agar dapat melangkah melewati setiap fase tersebut.
  • Rangsangan..ehm..(please don’t think some nasty thing), rangsangan dalam hal ini adalah hal apa saja yang bisa memotivasi kita-kita pade untuk dapat bekerja dengan baik, benar dan juga sesuai dengan harapan. Rangsangan dapat berupa gaji (ehemm..rada sensi dikit nih), work environtment (semua pasti betah klo tempat kerjanya nyaman kondusif dan preventif dari hal-hal yg tidak diinginkan, klo bisa sih seperti kantornya Google Inc.), bonus-bonus, dan lain-lain lah, tergantung ama yang mimpin mo ngasih rangsangan apa :P
  • Membangun dialog. Artinya: Ngobrol dong, kan udah pada kenal..hihihihi..sebenernya maksud saya adalah klo bisa ya mari kita berdialog, berkomunikasi, klo di InTrust mah ada pesan berantai dari shift 1 ke shift 2 lanjutkan lagi ke shift 3 tentang apa yang mesti dilakukan selanjutnya. Kalo ada masalah jangan dipendam sendirian, ntar klo mati masa mau ngubur sendiri juga?? Mana bisa lah…
  • Selanjutnya apa ya?? Bersenang-senang, mari kita bersenang-senang, koq?? Iyah betul kita bersenang-senang, anggaplah pekerjaan yang kita kerjakan bersama adalah sebuah game jaringan, dimana kita akan menyerang sarang teroris, kita bersenang-senang untuk saling menguatkan dan memberi semangat. Bukankah kita akan betah ditempat yang menyenangkan??
  • Oh yang paling penting!!! Ngumpulin uang buat beli gorengan, ehmm..trus dimakan bersama. Emang penting buat sebuah team?? Ouwh really?? Think twice man!! Pikirkan Kebersamaan! Terkesan kampungan tapi kebersamaan dapat dibangun, lagi-lagi hanya dari sepiring gorengan!! Tapi yang penting sih kebersamaannya bukan gorengannya …hihihi
  • Jangan pernah mau menjadi mesin industri!! Maksudnya, jangan pernah mau diperbudak oleh pekerjaan. Pekerjaan yang seharusnya membuat kita fun, menjadikan kita stress berantakan.
  • Udah habis.
Saya bukan Andrie Wongso sang motivator hebat negeri ini. Tapi sehebat-hebatnya dia, ga mungkin bisa berjalan tanpa ada kesadaran dari anda-anda pendengarnya :D.
Cape ah nulisnya, moga-moga sebanding deh dan argument-argumennya tidak sama seperti ketika saya membalas di Fighting Club di forum kaskus.us yang cukup konfrontatif…hihihihi


Nb: Nikmati hidup ini se-Rock N’ Roll mungkin, agar masa depan lebih baik dan doakan saya semoga dapat menghadiri setiap gigs-gigs metal, tanpa takut akan tragedi kematian 11 kawan diBandung terulang kembali. Jangan lupa buka http://www.duaberita.com
Continue Reading...

Saturday, December 22, 2007

Pandangan terhadap Organisasi


Teringat pada medio dekade 90-an ketika saya memulai menjajaki sekolah lanjutan pertama, tempat dimana saya mengenal sesuatu yang bernama organisasi, tempat dimana saya dicekoki pemahaman bahwa saya bukan anak sekolah dasar lagi, tempat dimana saya melihat warna seragam yang berbeda daripada 6 tahun kebelakang. Penataran P4, mereka menyebutnya seperti itu, disanalah setiap organisasi yang ada mempromosikan kehebatan-kehebatannya, disanalah manusia-manusia dengan pemikirannya berusaha dikendalikan suatu hirarki dimana ada pimpinan, kemudian ada wakilnya, ada bendaharanya, sekretaris dan keseluruhannya menjalankan suatu alur yang sangat-sangat terstruktur seperti yang terpampang pada karton buluk yang bertitle struktur organigram. Iming-iming yang begitu manis dipaparkan nyaris sempurna dan seolah-olah membodohi kami-kami yang baru menginjakkan kakinya pada level pendidikan yang lebih baik dari tempat kami semula berseragam putih merah. Rentetan teori mengenai keuntungan kami bergabung dalam susunan sistem yang mereka sebut ekstrakurikuler begitu membuai ibarat saya dan teman-teman yang baru masuk sekolah berada pada hamparan padang pasir yang begitu luas dan didepan kami melihat ada genangan air sedangkan dahaga begitu dahsyat mengeringkan tenggorokan yang membuat kami-kami berlarian mendekatinya yang pada akhirnya saya sadar bahwa itu semua hanyalah fatamorgana. Saya sempat tertarik bergabung dengan sebuah organisasi yang memiliki unsur kemanusiaan, kemudian saya pun mengambil formulir untuk diisi kemudian diserahkan kembali disertai dengan beragam syarat-syarat yang mudah untuk dipenuhi. Hingga pada akhirnya saya tahu bahwa saya dianggap tidak bisa bergabung karena dianggap tidak memenuhi persyaratan tanpa alasan yang cukup kuat hingga saya benar-benar menerimanya sebagai sebuah pembenaran. Belakangan saya sadar bahwa bibit-bibit busuk seperti yang ada dalam skenario mendapatkan jatah kursi di gedung parlemen sudah mulai tumbuh dikalangan anak belasan tahun negeri ini.

Tiga tahun terlewati dan dalam masa tersebut saya belum tergabung dalam organisasi-organisasi tersebut, saya merasa lebih senang berorganisasi yang sangat-sangat tidak terstruktur, yaitu nongkrong dengan anak-anak berandalan sekolah yang menganut pemikiran rock n' roll dan terkadang berkumpul bersama mereka terasa seperti sebuah candu, kadang menjadi sebuah muara ketika ada masalah personal dan orang-orang yang anti kemapanan tersebutlah yang mau dan benar-benar mendengarkan. Sempat suatu waktu saya ditegur oleh salah seorang yang tergabung dalam organisasi intra sekolah dengan nada sinis "Penampilan berantakan, tidak pernah rapih, tidak mencerminkan sebagai orang yang berpendidikan, lihat saya yang bisa menjadi anggota OSIS, dekat dengan guru-guru serta memiliki prestasi, kamu dengan keadaan seperti itu mau jadi apa??" Terus berlanjut "Saya memberikan prestasi bagi sekolah, mengharumkan nama sekolah, menjadi panutan yang lain dan mampu mengatur serta berjiwa pemimpin" DAMN!! That's really hurt me! dan saya pun tidak menghiraukan perkataannya hingga dia tahu bahwa dia kalah dalam bersaing mendapatkan nilai untuk beberapa pelajaran sehingga ranking nya berada dibawah saya yang cenderung urakan dan berpenampilan sekenanya. Sambil tersenyum mengejek saya berkata"Wah hebat euy, kamu bisa berprestasi seperti ini" sambil saya menunjukan rentetan angka pada raport yang cukup untuk menjatuhkannya bukan dengan kata-kata semata atau bacot belaka.
Arogansi kaum terorganisir sekolah semakin menjadi-jadi setelah yakin bahwa orang-orang berpengaruh yang mereka sebut pembina akan berdiri untuk mereka, hingga suatu waktu saya harus berhadapan langsung dengan buku hitam sekolah karena saya berani melawan dan berkonsekuensi untuk dideportasi dari institusi pendidikan tersebut. DAMN!! One more time!! I Got this sucks thing! Sejujurnya hal yang paling mengasikkan dari kejadian-kejadian tersebut adalah saya bisa merasakan hawa penuh tantangan, suasana perang mulut dan juga upaya perlawanan yang begitu gencar saya lakukan seperti ritme lagu-lagu yang acap kali saya dengarkan ketika saya kesepian. Teringat akan sebuah ikrar seorang skinhead dinegeri paman Sam yang filmnya saya lihat beberapa kali untuk saya mengerti apa maksudnya "Aku bukanlah Domba yang bisa digembalakan, Aku memiliki kebebasan berpikir, bertindak tanpa ada otoritas yang mengaturku, tanpa ada aturan yang mengikatku, tanpa ada tembok yang membatasiku. Do It Yourself!" kira-kira begitu potongannya (saya sudah lupa karena film tersebut saya tonton beberapa tahun yang lalu dan CDnya hilang). Terinspirasi dari tontonnan-tontonan yang serupa serta dibantu dengan lirik-lirik lagu Punk yang selalu saya perdengarkan melalui tape ringkih yang berada dipojokan kamar pengap, membuat saya begitu yakin akan setiap tindakan saya.

Perlawanan-perlawanan kepada organisasi-organisasi sekolah pun terus berkumandang sepanjang saya mengenyam bangku pendidikan, bahkan terus berlanjut hingga saya menduduki jenjang Universitas, hingga suatu Partai pun pernah mengajak saya menempati posisi "penting" agar Partai tersebut memenuhi syarat sebagai partai peserta pemilu, dengan sejuta prasyarat abal-abal demi suatu hasrat kepuasan orang-orang yang mencari jabatan. Damn! I totally have a bad sense if I sign with them!! Saya tetap menolak. Berdebat menjadi ritual untuk meruntuhkan kebakuan sistem-sistem organisasi-organisasi tersebut, hingga barisan ancaman dari yang kelas paling cemen hingga yang menyangkut nyawa pun dihadapi dengan semangat menggebu-gebu dan saya pun tidak pernah suka akan organisasi. Hari ini atau kapanpun saya lebih suka berjalan menantang melawan arah berlawanan sehingga saya bisa merasakan adrenalin yang hingga kini saya ngga tahu pasti kenapa saya harus memilih berkontradiksi dengan kemapanan organisasi. Mungkin birokrasi yang menyuburkan kebencian saya terhadap semua itu, karena saya pikir dengan beragam keteraturan organisasi itu akan muncul birokrasi-birokrasi yang menjadi alat dalam membuat kemapanan terstruktur makin subur.
Continue Reading...

Friday, November 16, 2007

SAP FORUM : Review SM13 on Manual Check

Now about SM13
The Question is:

  1. What do you know about SM13 Check?
  2. If you found error, how you must report that error (for email report)? I ask this, because for this T-Code we have different way to report the error.
------------------------------answer---------------------------------------

I’ll try to answer J

1. About SM13 transaction code:

  • SM13 (generally) is Update management tcode.
  • SM13 used for checking terminated update records on our manual check.
  • Basically Update management is used for the following:
    • Display update requests.
    • Analyze problems pertaining to the update.
    • Test and debug canceled update requests.
    • Display and reset the status of update requests.
    • Delete update requests.
    • Display statistics on updates.
  • SM13 transaction code is basically used to monitor the update statistics. In this tcode we can find out if any uncommitted updates are there for a particular user. We can check critical updates and non critical updates here. And also we can specify the date and time when there is an update error happened in our system. In netweaver system, Shift +F5 will lead us to the administration of the update system.
2. I don’t understand the question. But based on my opinion, my skill J, my knowledge, my head, my habits, this answer to report by email:

Terminated update records happen on the system for Solidpack SPP, number of entries is 3

Detail:

Clnt User Date Time TCode Information Status

800 EBOSMAN 06.03.2007 13:11:44 CO40 Err

800 IF_OMPSAP 20.03.2007 08:15:12 CO02 Err

800 IF_OMPSAP 21.03.2007 09:39:47 CO02 Err
Make sure all that record with date (red marked font) yesterday or today, exception on Monday, where you also inform Friday to Monday and on system that has to be checked once a week or once a month, we should also have to review the date from the previous week.

That’s all my answer, CMIIW, thanks


------------------------------answer---------------------------------------

Just one to underline about Question no 2

If you found error, how you must report that error (for email report)? I ask this, because for this T-Code we have different way to report the error


The way to report this error is:


-
as you can see, you found an update terminated below

- When you found error like above, please also give the reason by click the error two times and you will be go to screen (see below),

put function module and error text from screen below

This is example report you can place on the email report to customer:

Update terminated happen on the system

Detail:

Cln User Date Time Status

100 DDIC 22.03.2007 11:17:19 Error

Function module: CRM_ORDERADM_I_UPDATE_DU

Error detail: CRM_ORDER_MISC 002: Error in updating object ORDERADM_I

For Question 1 this is my answer I found from SAP R3 Administration made easy; maybe this can update your knowledge about this T-Code

A failed update, or an “update terminate,” is an update to the failed database. These failed updates occur when a user entry or transaction is not entered or updated in the database. The following analogy should help clarify this concept:

1. A secretary gives a file clerk a folder (similar to a save).

2. The file clerk gives the secretary a receipt (similar to the R/3 document number).

3. On the way to the file cabinet, the clerk falls, and gets hurt.

The folder in not put into the cabinet (this is the failed update).

4. The end result is the folder is not in the cabinet—even though the secretary has the receipt.

For performance reasons, the database update is done in asynchronous mode. In this mode, the user continues to work while the system takes over the update process and waits for the database update to complete. In synchronous mode, users would have to wait until the database successfully updated before they could continue to work.

Continue Reading...

SAP FORUM: Review DB12 on Manual Check

After some little investigation, I found some different opinion about how to handle manual check or SSM, I think this is because we have shift working on our daily operation. Base on that reason, I want to review about our daily operational with this forum.

Please answer and reply this email by your knowledge about any issue we founded, and we will start with Manual Checking until we found same perception about how to handle every event.

DB12:
Below is result from Database backup (SQL Server database) DB12 manual check. We check this on Monday 19/03/2007.

The question is:

1. Are below result is success or not

Last Successful Backups:
Full R/3 backup 16 Mar 2007 04:13:15
Full master backup 15 Mar 2007 23:49:54
Full MSDB backup 15 Mar 2007 23:49:44

Last Successful Backups:
Full R/3 Backup 15 Mar 2007 23:06:06
Full Master Backup 15 Mar 2007 20:45:43
Full MSDB Backup 15 Mar 2007 20:45:29

2. How about this

Last successful backups:
Full R/3 backup 14 Mar 2007 23:43:20
Transaction log backup 15 Mar 2007 12:16:48
Full master backup 14 Mar 2007 23:43:26
Full MSDB backup 14 Mar 2007 23:43:38

-------------------------Answer-----------------------------

I’ll try to answer based on my knowledge (and of course SOP too)...

1. Are below result is success or not

Last Successful Backups:
Full R/3 backup 16 Mar 2007 04:13:15 (Friday Morning)
Full master backup 15 Mar 2007 23:49:54 (Thursday night)
Full MSDB backup 15 Mar 2007 23:49:44

Last Successful Backups:
Full R/3 Backup 15 Mar 2007 23:06:06 (Thursday night)
Full Master Backup 15 Mar 2007 20:45:43 (Thursday night)
Full MSDB Backup 15 Mar 2007 20:45:29 (Thursday night)

Success!!

Taken from SOP “If last successful backups to today-morning or yesterday-night, except for Monday check which OK if last successful backup on Thursday night, Friday Morning/Night."

2. How about this

Last successful backups:
Full R/3 backup 14 Mar 2007 23:43:20
Transaction log backup 15 Mar 2007 12:16:48
Full master backup 14 Mar 2007 23:43:26
Full MSDB backup 14 Mar 2007 23:43:38

Unsuccessful!!

Because that result happen on Wednesday night and Thursday Morning. If we have assumption that this perform on Thursday 15th, it’s successful.

-------------------------Answer-----------------------------

OK, I’ll try to answer this question too, from my opinion the backup is not success because, for point off number one :

1. Are below result is success or not

Last Successful Backups:
Full R/3 backup 16 Mar 2007 04:13:15 (Friday Morning)
Full master backup 15 Mar 2007 23:49:54 (Thursday night)
Full MSDB backup 15 Mar 2007 23:49:44

Last Successful Backups:
Full R/3 Backup 15 Mar 2007 23:06:06 (Thursday night)
Full Master Backup 15 Mar 2007 20:45:43 (Thursday night)
Full MSDB Backup 15 Mar 2007 20:45:29 (Thursday night)

Unsuccessfull !!

The backup is finish on date 16 Mar 2007 04:13:15 (Friday Morning), and because we check on Monday

it’s should be finish on Sunday night or Monday morning, and when I take a look on the backup history looks like the backup is running (schedule) every day see the picture below:















So the backup should be finish every day (today-morning or yesterday-night).

And for the point number 2 this is definitely Unsuccessfull if we check on Monday 19-03-2007.

2. How about this

Last successful backups:
Full R/3 backup 14 Mar 2007 23:43:20
Transaction log backup 15 Mar 2007 12:16:48
Full master backup 14 Mar 2007 23:43:26
Full MSDB backup 14 Mar 2007 23:43:38

OK that’s all Thank you, and correct if I’m wrong ....


-------------------------Answer-----------------------------

You are true if your reason base on the sop, but I think there is need little correction to the SOP.

The reason is: I agree with F**y, if we check backup on Monday, the result show from Friday night until Monday morning is success backup. So if the result is Thursday night it should be failed backup. And the rights answer for question 1: Backup Failed

-------------------------Answer-----------------------------

Regarding the backup issue, these are some of the concepts:

· If the Backup was scheduled Daily, it means that on today’s backup check, we are check whether yesterday’s backup end with success or not. And because it’s run daily for Master, MSDB, and Full R/3, it means that for today’s backup check will be successful when on DB12 check said that the date of last successful backup is Yesterday Night (> 18.00) or today morning, except for Monday check, because what we check is backup for Friday, so it will be stated as successful backup when on DB12 said Last successful backup on : Friday Night (>18:00) or Monday morning or in time between Friday night and Monday Morning (it can be Saturday or Sunday).

So, according to the concept, point 1 was not success and need to be reported (also ticket if necessary). While for the SOP, it needs to be adjusted.

· For Transaction backup: we have to check whether it was set on or off, by run transaction DB02 and if we find the recovery mode was simple, it means that the Transaction log is set to off, further, it means that the transaction log backup is not necessary to be checked, but the other backup (Master, Full R/3 and MSDB) still need to be checked. One important thing here: if you found on Production system the transaction log backup was set off (Transaction log is not success), please reported this as an issue.

· Backup should not running inside office hours, so if you find backup running during the office hours (HOLLAND OFFICE HOURS) please report this as an issue, and also ticket if necessary.

· When you find backup is not successful on Manual check, please also check on SSM, and add the info about backup there (check whether backup is currently running or not, and so on).

For point 2, it’s already obvious according the concept.

Continue Reading...

Saturday, October 20, 2007

Sebelum Tidur Part 2

Tampaknya waktu tidak lelah untuk berputar. Sekali lagi saya pun harus menyelesaikan pekerjaan yang sudah saya perhitungkan sedemikian rupa sehingga pada waktunya nanti akan benar-benar selesai. Bukan masalah disiplin atau profesionalisme, melainkan lebih kepada efisiensi waktu yang saat ini saya merasakan masa luang sepertinya sulit untuk ditemukan akibat dari padatnya jadwal antara yang penting dan tidak penting berjalan bersamaan. Walau hanya sekedar untuk bermain game atau sejenak menonton sampah di televisi pun tidak ada. Beberapa hari kebelakang saya pun harus menjalani training sebagai bentuk perpanjangan tangan dari pekerjaan. Hidup di dua sisi dunia yang berbeda membuat konsentrasi sulit untuk difokuskan pada satu titik. Ada kalanya saya melihat sebuah pekerjaan penting bermetamorfosa menjadi seperti makanan basi dan hambar untuk dinikmati sehingga membuat saya muak. Semua materi yang dicoba untuk dijejalkan kedalam kepala saya membuat kepala saya yang jika diketuk bunyinya tidak nyaring lagi karena otak saya berisi ilmu perpanjangan tangan dari pekerjaan. Mengingatkan saya kepada sebuah pertanyaan penting "bagaimana cara memasukkan gajah kedalam kulkas?", logikanya mudah, buka pintunya lantas masukkan gajahnya kemudian tutup pintunya. Ilustrasi tersebut juga berlaku ketika saya harus mempelajari sesuatu yang sebenarnya sebesar gajah tersebut dan otak saya hanya sebesar kulkasnya, itu pun hanya kulkas satu pintu. Yang lebih parah lagi adalah kulkas tersebut sebelumnya telah dimasukkan kuda, sapi dan singa, sehingga kepala saya pun penuh dengan pengetahuan baru yang melebihi kapasitas menyimpan memori kepala saya. Tapi biarlah, siapa tahu binatang-binatang tersebut mati kedinginan lalu dagingnya bisa dimakan. Sayangnya, saya tidak makan daging!

Sekarang dini hari, dan beberapa jam lagi saya harus sudah siap-siap menjalani rutinitas harian. Kerja dan kerja! Tapi sebelum tidur, rasanya tidak sempurna jika saya tidak melanjutkan tulisan yang sebelumnya. Saya tidak mau mimpi dalam tidur saya dikejar-kejar oleh "sebelum tidur part 1" yang terus merengek agar disambung dan tidak terbengkalai, kalau celana mah namanya ngatung! ...ah saya malam ini akan tidur 3 jam lagi seperti kemarin dan lusa. Saya bingung apalagi yang harus saya mimpikan malam ini. Apakah saya akan mimpi bagaimana cara start dan stop R/3, Oracle database, backup dan temannya, user administration, archiving, spool & print, background process, authorization, system monitoring serta masih banyak lagi area bermain SAP? st02, st03, st04, st06, db12, db13, db16, db02 atau sm37?? ah kode-kode itu masih diarea yang sama. kira-kira apa ya yang enak dijadikan mimpi? tidur dulu ah..

zzz...ZZZZ...

Continue Reading...

Monday, July 30, 2007

Sebelum Tidur Part 1

Tanpa disadari, apa yang selama ini saya jalani adalah rutinitas yang statis. Ada sedikit perubahan tetapi tidak cukup signifikan. Tinggal disebuah kota dengan udara yang panas yang selalu membuat saya muak dengan keseharian yang selalu saya lewati adalah apa yang memang seharusnya saya alami. Menjalani segala sesuatu yang itu-itu saja, melihat hal yang sama juga menikmati penyiksaan pekerjaan adalah hal yang lazim dilalui dalam rentang beberapa bulan kebelakang. Selalu saja saya teringat akan masa lalu saya yang selalu dibumbui oleh rasa senang serta canda dan gurau bersama kawan-kawan. Ingin rasanya keluar dari statisnya dunia yang dijalani sekarang dan kembali berkumpul melakukan sesuatu yang tidak penting dan tidak berguna namun cukup menyenangkan. Kawan-kawan lama sekarang ini telah disibukkan oleh rutinitasnya masing-masing, sehingga sulit untuk mencuri waktu mereka sesaat saja untuk sebuah alasan kesenangan belaka. Saya berpikir bahwa masa lalu yang indah tersebut telah hilang dan untuk sekarang sepertinya hanya mimpi belaka. Terkadang saya pun menyempatkan diri untuk sekedar keluar dan menyisihkan banyak nominal untuk menyenangkan diri sehingga saya mampu merasakan bahwa saya tidak berada dijalur yang tepat, juga merasakan hal-hal yang pernah saya rasakan pada masa lampau. Saat ini segalanya telah berubah dan mungkin akan terus berubah tidak seperti sesuatu yang pernah saya nikmati dahulu. Ketika saya harus dihadapkan pada suatu hal yang memeras kemampuan berpikir, menguras tenaga serta menyia-nyiakan waktu untuk uang belaka, maka saya harus memiliki alternatif bahwa saya tidak se-statis itu. Saya bisa merubah dunia saya kembali seperti apa yang pernah saya puja-puja, sebuah dunia yang menjadi hegemoni ketika dalam keadaan tertekan dan merasa bosan. Adalah wajar jika terkadang saya harus berhenti sejenak, lantas melihat hal lain diluar apa yang saya jalani. Ibarat sebuah kendaraan yang melalui ruas jalan yang telah ditentukan lalu merasa jengah dan terlalu dikendalikan, maka saya membuat kendaraan tersebut melalui jalan lain yang bisa membuat si supirnya segar kembali tanpa harus kehilangan kendali dan mengikuti rambu-rambu yang berlaku.
Tetapi saya adalah manusia biasa yang harus berada dalam kendali Tuhan. Tentunya beralasan meski alasan saya mungkin bagi beberapa kawan termasuk alasan seorang pecundang. Yang saya temukan setiap saat adalah sebuah repetisi yang telah diatur sedemikian rupa dalam bentuknya yang sangat menyebalkan. Secara pribadi saya ingin sekali memakluminya, terlebih saat ada sebuah pekerjaan yang terlalu membuat saya jenuh "Maaf saya permisi dulu kebelet kepingin pipis" dan mungkin hanya Tukul Arwana-lah yang mau kembali ketempat semula dengan jargon "kembali ke laptop" lalu begitu seterusnya tanpa ada perubahan signifikan.
Aneh memang, tapi itulah manusia pada umumnya, dimana mereka akan merasa bosan pada sesuatu yang terus dijalaninya. Kelakuan-kelakuan menyimpang menjadi sesuatu yang biasa mengingat apa yang dikerjakan adalah itu-itu saja. Sebenarnya sesuatu yang berganti itu masihlah tetap hal yang sama. Hidup dalam dua dunia yang saling berseberangan dan keduanya saling menyokong satu sama lain sehingga benar-benar berguna serta tidak membuat mual kemudian muntah lalu seterusnya bunuh diri. Habis!
Apakah sesimpel itukah pemikirannya? tentu saja tidak, mengingat jika dirunut dari latar belakang apa yang telah dijalani tidaklah segampang itu. Harus ada arah tujuan yang jelas dalam kacamata saya, sehingga saya pun harus mampu mengukur segala sesuatunya secara adil agar seimbang dan membuat iri salah satunya. Alhasil saya pun harus mengakhirinya dengan pemikiran "gimana nanti" yang senantiasa membuat saya percaya diri dan yakin bahwa pemikiran tersebut adalah sumber utama optimisme. Menjalani dan menikmati apa yang terjadi saat tulisan ini diciptakan sekedar untuk membuang waktu ditengah malam yang panas disebuah neraka yang bernama Jakarta. Sekarang saya sudah ngantuk dan harus tidur karena besok pagi saya harus melakukan ritual harian yang saya sebut dengan rutinitas alias KERJA! Welterusten!
Continue Reading...
 

+dimanaanakku+ Copyleft © 2009 AllFight Deserved | WoodMag is Designed by Ipietoon and Modified by Yafet St. OfGod